Monday, 15 April 2013

Apabila Pencetak Disepak.



(Sajak tentang pencetak yang rosak).
_____________

Dari hasil perahan otak,
Ku jana ayat-ayat gempak,
Demi sesuap nasi
untuk ku melantak.

Jana ayat gempak ku tersentak,
Bila pencetak memberontak,
Pencetak itu ku sepak.

Pencetak disepak hingga ia nazak,
Sekali lagi pencetak disepak,
Kipasnya berputar mengikut rentak,


tak.. tak.. tak.. tak.. tak..

Draf demi draf ditolak,
Bila dipohon ganti pencetak,
Kata mereka 'tidak',
Sekali lagi pencetak itu ku sepak.

Timbunan kerja kian mencanak,
Tanpa memberi sebarang peduli ,
Aku meninggalkan ia pergi,
Lantas ku katakan, “Ahh, lantak.."


___________________________

Maaf sekiranya sajak ini tak menjadi, kerana sajak ini dihasilkan ketika sedang mendengar lagu Ke$ha.

2 comments:

  1. akan ku kembali ke sisimu,
    meratapi tubuhmu yang lesu...

    betul ni, tak menyesal?

    ReplyDelete
    Replies
    1. sesal dahulu pendapatan. So, saya menyesal dahulu la, untuk mendapatkan pendapatan.

      Delete

Say what?

Related Posts with Thumbnails